Jumat, 28 Agustus 2015
On 21.45 by Wahid Blog's 3 comments
CIDR
merupakan mekanisme routing yang lebih efisien dibandingkan dengan cara yang
asli, yakni dengan membagi alamat IP jaringan ke dalam kelas-kelas A, B, dan C.
Masalah yang terjadi pada sistem yang lama adalah bahwa sistem tersebut
meninggalkan banyak sekali alamat IP yang tidak digunakan.
Sebagai
contoh, alamat IP kelas A secara teoritis mendukung hingga 16 juta host
komputer yang dapat terhubung, sebuah jumlah yang sangat besar. Dalam
kenyataannya, para pengguna alamat IP kelas A ini jarang yang memiliki jumlah
host sebanyak itu, sehingga menyisakan banyak sekali ruangan kosong di dalam
ruang alamat IP yang telah disediakan.
CIDR
dikembangkan sebagai sebuah cara untuk menggunakan alamat-alamat IP yang tidak
terpakai tersebut untuk digunakan di mana saja. Dengan cara yang sama, kelas C
yang secara teoritis hanya mendukung 254 alamat tiap jaringan, dapat
menggunakan hingga 32766 alamat IP, yang seharusnya hanya tersedia untuk alamat
IP kelas B.
Berikut
Notasi CIDR yang digunakan untuk IP V4:
Netmask Netmask (binary) CIDR Notes
_____________________________________________________________________________
255.255.255.255
11111111.11111111.11111111.11111111
/32 Host (single addr)
255.255.255.254
11111111.11111111.11111111.11111110
/31 Unuseable
255.255.255.252
11111111.11111111.11111111.11111100
/30 2 useable
255.255.255.248
11111111.11111111.11111111.11111000
/29 6 useable
255.255.255.240
11111111.11111111.11111111.11110000
/28 14 useable
255.255.255.224
11111111.11111111.11111111.11100000
/27 30 useable
255.255.255.192
11111111.11111111.11111111.11000000
/26 62 useable
255.255.255.128
11111111.11111111.11111111.10000000
/25 126 useable
255.255.255.0
11111111.11111111.11111111.00000000 /24 "Class C" 254 useable
255.255.254.0
11111111.11111111.11111110.00000000
/23 2 Class C's
255.255.252.0
11111111.11111111.11111100.00000000
/22 4 Class C's
255.255.248.0
11111111.11111111.11111000.00000000
/21 8 Class C's
255.255.240.0
11111111.11111111.11110000.00000000
/20 16 Class C's
255.255.224.0
11111111.11111111.11100000.00000000
/19 32 Class C's
255.255.192.0
11111111.11111111.11000000.00000000
/18 64 Class C's
255.255.128.0
11111111.11111111.10000000.00000000
/17 128 Class C's
255.255.0.0
11111111.11111111.00000000.00000000
/16 "Class B"
255.254.0.0
11111111.11111110.00000000.00000000
/15 2 Class B's
255.252.0.0
11111111.11111100.00000000.00000000
/14 4 Class B's
255.248.0.0
11111111.11111000.00000000.00000000
/13 8 Class B's
255.240.0.0
11111111.11110000.00000000.00000000
/12 16 Class B's
255.224.0.0
11111111.11100000.00000000.00000000
/11 32 Class B's
255.192.0.0
11111111.11000000.00000000.00000000
/10 64 Class B's
255.128.0.0
11111111.10000000.00000000.00000000
/9 128 Class B's
255.0.0.0
11111111.00000000.00000000.00000000
/8 "Class A"
254.0.0.0
11111110.00000000.00000000.00000000
/7
252.0.0.0
11111100.00000000.00000000.00000000
/6
248.0.0.0
11111000.00000000.00000000.00000000
/5
240.0.0.0
11110000.00000000.00000000.00000000
/4
224.0.0.0
11100000.00000000.00000000.00000000
/3
192.0.0.0
11000000.00000000.00000000.00000000
/2
128.0.0.0
10000000.00000000.00000000.00000000
/1
0.0.0.0
00000000.00000000.00000000.00000000
/0 IP space
Net Host
Total
Net Addr Addr Addr
Number
Class Range NetMask Bits
Bits of hosts
----------------------------------------------------------
A 0-127 255.0.0.0 8
24 16777216 (i.e. 114.0.0.0)
B 128-191 255.255.0.0 16
16 65536 (i.e. 150.0.0.0)
C 192-254 255.255.255.0 24
8 256 (i.e. 199.0.0.0)
D 224-239 (multicast)
E 240-255 (reserved)
F 208-215 255.255.255.240 28
4 16
G 216/8 ARIN - North America
G 217/8 RIPE NCC - Europe
G 218-219/8 APNIC
H 220-221 255.255.255.248 29
3 8 (reserved)
K 222-223 255.255.255.254 31
1 2 (reserved)
----------------------------------------------------------
The current list of special use prefixes:
0.0.0.0/8
127.0.0.0/8
192.0.2.0/24
10.0.0.0/8
172.16.0.0/12
192.168.0.0/16
169.254.0.0/16
all D/E space
( or
ftp://ftp.isi.edu/in-notes/rfc1918.txt )
On 21.43 by Wahid Blog's No comments
Pada kesempatan kali ini kita bahas tentang debian 7.0... sebenarnya konfigurasi debian7.0 tidak jauh beda dengan konfigurasi pada debian versi dibawahnya.. tanpa berlama-lama lagi ayo kita langsung ke tekape aja.
1. Konfigurasi DNS
setelah paket bind9 terinstall maka langkah selanjutnya adalah mengkonfigurasi paket Bind tersebut.
2. Konfigurasi File named.conf.default-zones
# nano /etc/bind/named.conf.default-zones
1. Konfigurasi DNS
Setiap
kali kita meggunakan internet maka setiap kali
itu pula secara tidak langsung anda menggunakan DNS (Domain Name System).
Penggunaan DNS meliputi aplikasi email (electronic-mail), browsing, ssh/telnet,
ftp, maupun aplikasi yang lain yang ada kaitannya dengan internet. Fungsi utama
dari sebuah system DNS adalah menerjemahkan nama-nama host (hostname) menjadi
nomor IP (IP address) ataupun sebaliknya, sehingga nama tersebut mudah diingat
oleh pengguna internet. Fungsi lainnya adalah untuk memberikan suatu informasi
tentang suatu host ke seluruh jaringan internet.
Cara
kerja DNS misal ketika anda membuka sebuah situs pada suatu browser kesebuah
host misalnya www.smkrf.sch.id maka DNS client menghubung DNS server
agar mendapatkan IP domain www.smkrf.sch.id. DNS server akan mencari
data mengenai www.smkrf.sch.id dengan cara menghubungi DNS server
tertinggi yaitu . (dot) atau rootserver. DNS root server menghubungi DNS Server com. DNS server com menghubungi DNS server www.smkrf.sch.id. DNS server mengenal www.smkrf.sch.id dan berhasil menterjemahkan www.smkrf.sch.id ke IP. IP tersebut dikirimkankembali ke DNS
client kemudian diberikan ke browser. Browser mengarahkan langsung ke IP www.smkrf.sch.id.
DNS terdiri
dari 2 jenis
yaitu :
· 1. Primary Name Server adalah DNS server yang bertanggung jawab atas
resolusi domain dan subdomain yang di kelolanya.
· 2. Secondary Name Server adalah DNS server yang secara hierarki setara
dengan Primar Name Server namun data-data domain dan sub domain diperoleh
dengan menyalin Primary Name Server.
Langkah - langkah untuk konfigurasi DNS
1. Install Paket Bind9
-
Instalasi
paket BIND9 dari dvd Debian 7, apabila paket BIND9 belum di install. perintahnya :
#
apt-get install bind9setelah paket bind9 terinstall maka langkah selanjutnya adalah mengkonfigurasi paket Bind tersebut.
2. Konfigurasi File named.conf.default-zones
# nano /etc/bind/named.conf.default-zones
// prime
the server with knowledge of the root servers
zone
"." {
type hint;
file "/etc/bind/db.root";
};
// be
authoritative for the localhost forward and reverse zones, and for
//
broadcast zones as per RFC 1912
zone
"nafis.com" { -----------> localhost menjadi domain
type master;
file "/etc/bind/db.nafis"; ---------> letak file konfigurasi
};
zone
"10.10.10.in-addr.arpa" { ---------> 127 menjadi network dibalik
type master;
file "/etc/bind/10.rev"; ---------> letak file konfigurasi
3. Lalu copy file db.local
Sabtu, 28 Februari 2015
On 16.21 by Wahid Blog's No comments
Pelaksanaan uji kopetensi kejuruan bidang keahlian Teknik Komputer dan Jaringan SMK Islam Roudlotul Falah tahun 2015 di ikuti oleh 50 orang peserta, pelaksanaan dilakukan dalam lima sesi, waktu persesi dibatasi 2 jam 30 menit setiap siswa.
Adapun paket yang di kerjakan adalah paket soal 3 yang di keluarkan oleh BSNP dengan job :
1. Perakitan Pc server
2. Installasi Pc Server dan Pc Client
3. Konfigurasi pada PC Server antara lain :
a. Konfigurasi Router
b. Konfigurasi Dhcp Server
c. Konfigurasi Proxy Server
Ujian dilaksanakan di Lab Komputer SMK ISLAM ROUDLOTUL FALAH, dimulai tanggal 27 Februari sampai dengan 28 Februari 2015 dengan tim penguji dari IBI Darmajaya yaitu Bp. Novi Herawadi Sudibyo, S.Kom,M.Ti..
Langganan:
Komentar (Atom)
Search
Popular Posts
-
Pada kesempatan kali ini kita bahas tentang debian 7.0... sebenarnya konfigurasi debian7.0 tidak jauh beda dengan konfigurasi pada debian ve...
-
TUTORIAL INSTALL DEBIAN 8 DI VITUAL BOX Debian adalah sistem operasi bebas yang dikembangkan secara terbuka oleh banyak programer sukarela...
-
Komputer Merupakan mesin yang hanya mengenal dua kondisi, yaitu ada dan tidaknya aliran listrik, yang dapt disebut dengan Sistem Binary (S...
-
Kegiatan secara Online begitu gencar saat ini digunakan sebagai metode kegiatan yang paling efektif dan efisien, terutama untuk masalah pe...
-
Elektronika adalah ilmu yang mempelajari alat listrik arus lemah yang dioperasikan dengan cara mengontrol aliran elektron atau partikel be...
-
Ada 4 macam jenis komunikasi yang biasa terjadi : 1. Komunikasi Audio Definisi : Komunikasi audio adalah suatu alat komunikasi yg dapat di...
-
DHCP merupakan singkatan dari Dinamyc Host Configuration Protocol adalah sebuah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada ko...
-
Tutorial singkat membuat server menggunakan Debian 6, Banyak sekali yang dapat kita lakukan dan kita buat dengan sistem operasi yang satu in...
-
Belajar Untuk Mulai Nge-blog kembali inilah sepertinya judul yang cocok pada blog ini, karena padatnya aktivitas sehingga tidak sempat lagi ...
-
Konsep Subnetting Subnetting adalah termasuk materi yang banyak keluar di ujian CCNA dengan berbagai variasi soal. Juga menjadi momok bag...
Diberdayakan oleh Blogger.


