Jumat, 28 Agustus 2015

On 21.43 by Wahid Blog's   No comments
Pada kesempatan kali ini kita bahas tentang debian 7.0... sebenarnya konfigurasi debian7.0 tidak jauh beda dengan konfigurasi pada debian versi dibawahnya.. tanpa berlama-lama lagi ayo kita langsung ke tekape aja.

1. Konfigurasi DNS

Setiap kali kita meggunakan internet maka setiap kali itu pula secara tidak langsung anda menggunakan DNS (Domain Name System). Penggunaan DNS meliputi aplikasi email (electronic-mail), browsing, ssh/telnet, ftp, maupun aplikasi yang lain yang ada kaitannya dengan internet. Fungsi utama dari sebuah system DNS adalah menerjemahkan nama-nama host (hostname) menjadi nomor IP (IP address) ataupun sebaliknya, sehingga nama tersebut mudah diingat oleh pengguna internet. Fungsi lainnya adalah untuk memberikan suatu informasi tentang suatu host ke seluruh jaringan internet.
Cara kerja DNS misal ketika anda membuka sebuah situs pada suatu browser kesebuah host misalnya www.smkrf.sch.id maka DNS client menghubung DNS server agar mendapatkan IP domain www.smkrf.sch.id. DNS server akan mencari data mengenai www.smkrf.sch.id dengan cara menghubungi DNS server tertinggi yaitu . (dot) atau rootserver. DNS root server menghubungi DNS Server com. DNS server com menghubungi DNS server www.smkrf.sch.id. DNS server mengenal www.smkrf.sch.id dan berhasil menterjemahkan www.smkrf.sch.id ke IP. IP tersebut dikirimkankembali ke DNS client kemudian diberikan ke browser. Browser mengarahkan langsung ke IP www.smkrf.sch.id. 
DNS terdiri dari 2 jenis yaitu :
·         1. Primary Name Server adalah DNS server yang bertanggung jawab atas resolusi domain dan                subdomain yang di kelolanya.
·         2. Secondary Name Server adalah DNS server yang secara hierarki setara dengan Primar Name Server    namun data-data domain dan sub domain diperoleh dengan menyalin Primary Name Server.
Langkah - langkah untuk konfigurasi DNS 

1. Install Paket Bind9
-          Instalasi paket BIND9 dari dvd Debian 7, apabila paket BIND9 belum di install. perintahnya :
      # apt-get install bind9

setelah paket bind9 terinstall maka langkah selanjutnya adalah mengkonfigurasi paket Bind tersebut.

2. Konfigurasi File named.conf.default-zones 
    # nano /etc/bind/named.conf.default-zones


    // prime the server with knowledge of the root servers
      zone "." {
           type hint;
           file "/etc/bind/db.root";
    };

   // be authoritative for the localhost forward and reverse zones, and for
   // broadcast zones as per RFC 1912

      zone "nafis.com" {             -----------> localhost menjadi domain
           type master;
           file "/etc/bind/db.nafis";  ---------> letak file konfigurasi
    };

      zone "10.10.10.in-addr.arpa" {   ---------> 127 menjadi network dibalik
           type master;

           file "/etc/bind/10.rev";    ---------> letak file konfigurasi

3. Lalu copy file db.local 
   










0 komentar:

Posting Komentar