Sabtu, 26 September 2020
Pengertian Gerbang Logika Dasar dan Jenis-jenisnya– Gerbang Logika atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Logic Gate adalah dasar pembentuk Sistem Elektronika Digital yang berfungsi untuk mengubah Input (masukan) menjadi sebuah sinyal Output Logis. Gerbang Logika bekerja berdasarkan pada sistem bilangan biner dengan menggunakan Teori Aljabar Boolean.
GERBANG LOGIKA DASAR ( NOT, AND , OR )
1. Gerbang Logika NOT (NOT Gate)
Gerbang NOT gerbang yang hanya memiliki sebuah Masukan (Input) dan hanya untuk menghasilkan hanya 1 Keluaran (Output). Gerbang NOT dapat disebut juga dengan Inverter (Pembalik) karena akan menghasilkan sebuah Keluaran (Output) yang berlawanan (kebalikan) dengan Inputnya.
Gerbang NOT mempunya simbol aritmatika simbol minus (“-“) di atas Variabel Inputnya.
Simbol dan Tabel Kebenaran Gerbang NOT


2. Gerbang Logika AND (AND Gate)
Gerbang AND memerlukan 2 atau lebih Masukan (Input) untuk menghasilkan hanya 1 Keluaran (Output). Gerbang AND akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 1 jika semua masukan (Input) bernilai Logika 1 dan akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 0 jika salah satu dari masukan (Input) bernilai Logika 0. Simbol aritmatika yang menandakan Operasi aritmatika Gerbang Logika AND adalah tanda titik (“.”) atau tidak memakai tanda. Contohnya : Z = X.Y atau Z = XY.
Simbol dan Tabel Kebenaran Gerbang AND


3. Gerbang Logika OR (OR Gate)
Gerbang OR memerlukan 2 atau lebih Masukan (Input) untuk menghasilkan hanya 1 Keluaran (Output). Gerbang OR akan menghasilkan Keluaran (Output) 1 jika salah satu dari Masukan (Input) bernilai Logika 1 dan jika ingin menghasilkan Keluaran (Output) Logika 0, maka semua Masukan (Input) harus bernilai Logika 0.
Simbol yang menandakan Operasi Logika OR adalah tanda Plus (“+”). Contohnya : Z = X + Y.
Simbol dan Tabel Kebenaran Gerbang OR


GERBANG LOGIKA KOMBINASI ( NAND, NOR, XOR, XNOR )
1. Gerbang Logika NAND (NAND Gate)
Arti NAND adalah NOT AND atau BUKAN AND, Gerbang NAND merupakan kombinasi dari Gerbang AND dan Gerbang NOT yang menghasilkan kebalikan dari Keluaran (Output) Gerbang AND. Gerbang NAND akan menghasilkan Keluaran Logika 0 apabila semua Masukan (Input) pada Logika 1 dan jika terdapat sebuah Input yang bernilai Logika 0 maka akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 1.
Simbol dan Tabel Kebenaran Gerbang NAND


2. Gerbang Logika NOR (NOR Gate)
Arti NOR adalah NOT OR atau BUKAN OR, Gerbang NOR merupakan kombinasi dari Gerbang OR dan Gerbang NOT yang menghasilkan kebalikan dari Keluaran (Output) Gerbang OR. Gerbang NOR akan menghasilkan Keluaran Logika 0 jika salah satu dari Masukan (Input) bernilai Logika 1 dan jika ingin mendapatkan Keluaran Logika 1, maka semua Masukan (Input) harus bernilai Logika 0.
Simbol dan Tabel Kebenaran Gerbang NOR


3. Gerbang Logika XOR (XOR Gate)
X-OR adalah singkatan dari Exclusive OR yang terdiri dari 2 Masukan (Input) dan 1 Keluaran (Output) Logika. Gerbang X-OR akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 1 jika semua Masukan-masukannya (Input) mempunyai nilai Logika yang berbeda. Jika nilai Logika Inputnya sama, maka akan memberikan hasil Keluaran Logika 0.
Simbol dan Tabel Kebenaran Gerbang XOR


4. Gerbang Logika XNOR (XNOR Gate)
Seperti Gerbang X-OR, Gerban X-NOR juga terdiri dari 2 Masukan (Input) dan 1 Keluaran (Output). X-NOR adalah singkatan dari Exclusive NOR dan merupakan kombinasi dari Gerbang X-OR dan Gerbang NOT. Gerbang X-NOR akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 1 jika semua Masukan atau Inputnya bernilai Logika yang sama dan akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 0 jika semua Masukan atau Inputnya bernilai Logika yang berbeda. Hal ini merupakan kebalikan dari Gerbang X-OR (Exclusive OR).
Simbol dan Tabel Kebenaran Gerbang XOR



Jumat, 25 September 2020
Pengertian Standar Komunikasi
Standar Komunikasi adalah jaringan telekomunikasi yang di rancang untuk melayani berbagai macam pengguna yang menggunakan berbagai macam perangkat yang berasal dari vendor yang berbeda.
Standar komunikasi atau protokol merupakan sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras.
Protokol perlu diutamakan pada penggunaan standar teknis, untuk menspesifikasi bagaimana membangun komputer atau menghubungkan peralatan perangkat keras. Protokol secara umum digunakan pada komunikasi real-time dimana standar digunakan untuk mengatur struktur dari informasi untuk penyimpanan jangka panjang.
Sangat susah untuk menggeneralisir protokol dikarenakan protokol memiliki banyak variasi di dalam tujuan penggunaanya. Kebanyakan protokol memiliki salah satu atau beberapa dari hal berikut:
2. Melakukan metode "jabat-tangan" (handshaking).
3. Negosiasi berbagai macam karakteristik hubungan.
4. Bagaimana mengawali dan mengakhiri suatu pesan.
5. Bagaimana format pesan yang digunakan.
6. Yang harus dilakukan saat terjadi kerusakan pesan atau pesan yang tidak sempurna.
7. Mendeteksi rugi-rugi pada hubungan jaringan dan langkah-langkah yang dilakukan selanjutnya.
8. Mengakhiri suatu koneksi.
Didalam standar komunikasi data terdapat 2 sub yang dibahas yaitu
1. Standar OSI dan
2. Internet standar
1. Standar OSI
Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini disebut juga dengan model "Model tujuh lapis OSI" (OSI seven layer model). Sebelum munculnya model referensi OSI, sistem jaringan komputer sangat tergantung kepada pemasok (vendor). OSI berupaya membentuk standar umum jaringan komputer untuk menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda. Dalam suatu jaringan yang besar biasanya terdapat banyak protokol jaringan yang berbeda. Tidak adanya suatu protokol yang sama, membuat banyak perangkat tidak bisa saling berkomunikasi.
OSI memiliki tujuh lapis :![]() |
| 7 lapis OSI layer beserta fungsi dan contoh |
2. Internet standar




5. IEEE
Beberapa standar IEEE :
- IEEE 802.3 — Ethernet akses LAN.
- IEEE 802.11 — Wifi, akses wireless LAN.
- IEEE 802.16 — WiMAX, akses wireless MAN.

6. Ansi




- Region A: North and South America Inter-American Telecommunication Commission (CITEL) www.citel.oas.org
- Region B: Western Europe European Conference of Postal and Telecommunications Administrations (CEPT) www.cept.org
- Region C: Eastern Europe and Northern Asia Regional Commonwealth in the field of Communications (RCC) www.rcc.org
- Region D: Africa African Telecommunications Union (ATU) www.atu-uat.org
- Region E: Asia and Australasia Asia-Pacific Telecommunity (APT) www.aptsec.org
- Frequency
- Bandwidth.
- Maximum power of the intentional radiator.
- Maximum equivalent isotropically radiated power (EIRP)
- Use (indoor dan/atau outdoor).
Aturan ini meliputi dalam hal penggunaan:

- Penerapan ISO di suatu perusahaan berguna untuk:
- Meningkatkan citra perusahaan
- Meningkatkan kinerja lingkungan perusahaan
- Meningkatkan efisiensi kegiatan
- Memperbaiki manajemen organisasi dengan menerapkan perencanaan, pelaksanaan, pengukuran dan tindakan perbaikan (plan, do, check, act)
- Meningkatkan penataan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan dalam hal pengelolaan lingkungan
- Mengurangi resiko usaha
- Meningkatkan daya saing
- Meningkatkan komunikasi internal dan hubungan baik dengan berbagai pihak yang berkepentingan
- Mendapat kepercayaan dari konsumen/mitra kerja/pemodal
Rabu, 23 September 2020
DHCP merupakan singkatan dari Dinamyc Host Configuration Protocol adalah sebuah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada komputer yang memintanya. komputer yang memberikan nomor IP inilah yang disebut sebagai DHCP server, sedangkan komputer yang melakukan request disebut DHCP Client. fungsi DHCP Seperti yang sudah diterangkan. fungsi DHCP ini adalah dapat memberikan nomor IP secara otomatis kepada komputer yang melakukan request.
Pengertian DHCP
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server.
Dalam jaringan, server merupakan komputer yang tugasnya melayani setiap komputer atau host yang tergabung dalam satu jaringan. Nah, mudah saja, DHCP server adalah sebuah komputer yang menjalani fungsi DHCP sebagaimana yang sudah dijelaskan pada awal artikel ini. DHCP server inilah yang nantinya akan memberikan pinjaman IP address kepada komputer host yang terhubung.
Cara kerja DHCP dalam jaringan
Terdapat 4 tahapan yang dilakukan dalam proses peminjaman IP address pada DHCP. Berikut adalah uraiannya:
Tahap 1: IP Least Request
Tahap pertama ini merupakan tahap dimana si client dalam jaringan meminta IP address yang tersedia pada DHCP server. Awalnya saat pertama client terhubung dalam jaringan, client ini akan mencari dulu apakah ada DHCP server yang bekerja pada jaringan tersebut. Nah, begitu ditemukan, client akan meminta IP address pada DHCP server yang ada.
Tahap 2: IP Least Offer
DHCP server mendengar broadcast dari client yang baru terhubung dalam jaringan tadi. Kemudian DHCP server memberikan penawaran terhadap client tersebut berupa IP address.
Tahap 3: IP Lease Selection
Setelah diberi penawaran oleh DHCP server, client yang me-request tadi menyetujui penawaran yang diberikan oleh DHCP server. Lalu si client memberikan pesan kepada DHCP server yang isinya adalah meminta agar DHCP server meminjamkan salah satu IP address yang tersedia dalam DHCP-pool yang dimilikinya (DHCP-pool merupakan range IP address yang bisa digunakan oleh host yang terhubung dengannya).
Tahap 4: IP Least Acknowledge
Pada tahap terakhir ini, DHCP server akan merespon pesan dari client dengan mengirimkan paket acknowledget yang berupa IP address dan informasi lainnya yang dibutuhkan. Setelah memberikan IP kepada client, DHCP server akan memperbaharui database yang mereka miliki. Sedangkan client akan melakukan inisialisasi dengan mengikat (binding) nomor IP address yang diberikan tadi dan client sudah bisa beroperasi pada jaringan tersebut.
Untuk lebih mudah memahaminya, pada saat komputer client dihubungkan ke jaringan, komputer tersebut akan me-request IP ke DHCP server. DHCP server menjawab dengan memberikan informasi terkait IP address (termasuk subnetmask, gateway, dns dan lainnya) ke komputer client.
Setelah meminjamkan IP, DHCP server akan mencoret IP tersebut dalam daftar pool yang dia miliki. Dan menandakan bahwa IP tersebut sudah dipinjamkan ke salah satu client.
Namun jika dalam daftar IP pool sudah tidak ada lagi nomor IP yang tersedia, maka si client tidak akan mendapatkan nomor IP dari DHCP server, dengan demikian si client tidak akan pernah bisa terhubung ke jaringan tersebut.
Biasanya peminjaman IP address ini memiliki jangka waktu tertentu, sesuai dengan yang disetting oleh sang Administrator jaringan. Nah, setelah periode waktu tertentu, pemakaian IP address pada client dinyatakan telah selesai. Dan jika si client tidak melakukan request ulang, maka maka nomor IP address tersebut akan dikembalikan kepada DHCP server yang meminjamkan. DHCP server dapat meminjamkan IP tersebut kepada client lain yang membutuhkan.
sumber :
https://dantonkoto.web.id/asj/pengertian-dhcp-server-fungsi-dan-cara-kerjanya/
Sabtu, 19 September 2020
Komputer Merupakan mesin yang hanya mengenal dua kondisi, yaitu ada dan tidaknya aliran listrik, yang dapt disebut dengan Sistem Binary (Sistem Biner). Selain bilangan biner, komputer juga menerapkan beberapa jenis bilangan, seperti bilangan berbasis sepuluh (Desimal), bilangan berbasis delapan (Oktal), dan bilangan berbasis 16 (Heksadesimal).
1. Pengertian Sistem Bilangan
Sistem Bilangan adalah suatu cara untuk mewakili ukuran besaran dari sebuah benda fisik. Dalam sebuah komputer sistem bilangan dibagi menjadi 4, yaitu bilangan berbasis sepuluh (Desimal), bilangan berbasis delapan (Oktal), dan bilangan berbasis 16 (Heksadesimal).
2. Jenis - Jenis Bilangan
- Bilangan Biner, Bilangan yang hanya mengenal dua jenis angka numerik, yaitu 0 dan 1. Nilai 1 mewakili keadaan sebaliknya. Penulisan bilangan ini menggunakan format N2.
- Bilangan Oktal, Bilangan yang menggunakan delapan jenis angka numerik, yaitu 0,1,2,3,4,5,6, dan 7.
- Bilangan Heksadesimal, Bilangan Heksadesimal terdiri dari 10 angka numerik, yaitu 0 sampai 9 dan 6 karakter, yaitu A,B,C,D,E, dan F. Nilai A mewakili nilai 10, B mewakili nilai 11 dan seterusnya.
- Bilangan Desimal, Bilangan yang menggunakan sepuluh jenis angka numerik, yaitu 0 sampai 9.
- Konversi bilangan Biner ke Desimal
Contohnya ; 0111(2) (biner) = (1 x 20) + (1 x 21) + (1 x 22) + (0 x 23) = 1 + 2 + 4 + 0 yang memiliki hasil 7 dalam desimal. Untuk lebih jelasnya lihat gambar dibawah.
- Konversi bilangan Oktal ke Desimal
- Konversi bilangan Heksadesimal ke Desimal
- Konversi bilangan Desimal ke Biner
125 : 2 hasilnya 62 sisa : 1
62 : 2 hasinya 31 sisa : 0
31 : 2 hasilnya 15 sisa : 1
15 : 2 hasilnya 7 sisa : 1
7 : 2 hasilnya 3 sisa : 1
3 : 2 hasilnya 1 sisa : 1
Berhubung hasil dari 3 : 2 hasilnya 1 kurang dari 2 maka pembagian tersebut sudah selesai. Untuk mengetahui hasil konversi kalian urutkan sisa pembagian mulai dari bawah ke atas dan hasil pembagian terakhir juga diikutkan, jadi hasil konversi adalah 1111101(2). Untuk lebih jelasnya bisa lihat gambar disamping.
- Konversi bilangan Desimal ke Oktal
- Konversi bilangan Desimal ke Heksadesimal
Jawabannya ;
10846 : 16 hasilnya 677 sisa : 14 / E
677 : 16 hasilnya 42 sisa : 5
42 : 16 hasilnya 2 sisa : 10 /A
Berhubung hasil dari 42 : 16 hasilnya kurang dari 16 maka pembagian tersebut sudah selesai. Untuk mengetahui hasil konversi, kalian urutkan sisa pembagian mulai dari bawah keatas dan hasil pembagian terakhir juga diikutkan, jadi hasil konversi adalah 2A5E(16). Untuk lebih jelasnya lihat gambar dibawah.
- Konversi bilangan Oktal ke Biner
- Konversi bilangan Biner ke Oktal
- Konversi bilangan Heksadesimal ke Biner
Contohnya ; A7F(16) = ........(2)

Jawabannya ;
A = 1010
7 = 0111
F = 1111
Maka untuk mengetahui konversi, kalian rangkai biner tersebut dari atas ke bawah dan hasilnya adalah 101001111111(2). Untuk lebih jelasnya lihat gambar disamping.
- Konversi bilangan Biner ke Heksadesimal
Contohnya ; 11001101(2) = .......(16)
Jawabannya ;
1100 = 12 / C
1101 = 13 / D
Maka untuk mengetahui konversi, kalian rangkai hasilnya mulai dari atas ke bawah dan hasilnya adalah CD(16). Untuk lebih jelasnya lihat gambar disamping.
- Konversi bilangan Oktal ke Heksadesimal
Contohnya ; 365(8) = ........(16)

Jawabannya ;
Oktal ke Biner Biner ke Heksadesimal
3 = 11 1111 = 15
6 = 110 0101 = 5
5 = 101 F5(16)
11110101(2)
- Konversi bilangan Heksadesimal ke Oktal
Jawabannya ;Heksa ke Biner Biner ke Oktal
1 = 0001 000 = 0 D = 1101 111 = 7
Maka hasil konversinya adalah 725(8). Untuk lebih jelasnya lihat gambar disamping.
Search
Popular Posts
-
Pada kesempatan kali ini kita bahas tentang debian 7.0... sebenarnya konfigurasi debian7.0 tidak jauh beda dengan konfigurasi pada debian ve...
-
TUTORIAL INSTALL DEBIAN 8 DI VITUAL BOX Debian adalah sistem operasi bebas yang dikembangkan secara terbuka oleh banyak programer sukarela...
-
Komputer Merupakan mesin yang hanya mengenal dua kondisi, yaitu ada dan tidaknya aliran listrik, yang dapt disebut dengan Sistem Binary (S...
-
Kegiatan secara Online begitu gencar saat ini digunakan sebagai metode kegiatan yang paling efektif dan efisien, terutama untuk masalah pe...
-
Elektronika adalah ilmu yang mempelajari alat listrik arus lemah yang dioperasikan dengan cara mengontrol aliran elektron atau partikel be...
-
Ada 4 macam jenis komunikasi yang biasa terjadi : 1. Komunikasi Audio Definisi : Komunikasi audio adalah suatu alat komunikasi yg dapat di...
-
DHCP merupakan singkatan dari Dinamyc Host Configuration Protocol adalah sebuah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada ko...
-
Tutorial singkat membuat server menggunakan Debian 6, Banyak sekali yang dapat kita lakukan dan kita buat dengan sistem operasi yang satu in...
-
Belajar Untuk Mulai Nge-blog kembali inilah sepertinya judul yang cocok pada blog ini, karena padatnya aktivitas sehingga tidak sempat lagi ...
-
Konsep Subnetting Subnetting adalah termasuk materi yang banyak keluar di ujian CCNA dengan berbagai variasi soal. Juga menjadi momok bag...









