Selasa, 27 Juli 2021
CARA MENGHITUNG
IP ADDRESS, SUBNET MASK, NETWORK ID DAN HOST ID
Sebelum kita membahas tentang cara menghitung Ip address, Subnet Mask dan Host Id. maka akan kita bahas terlebih dahulu apa itu IP Address, Subnet Mask dan Host Id.
1. IP ADDRESS
Ip address adalah sebuah alamat pada computer, agar computer yang satu dapat terhubung dengan computer yang lain. Ip address memiliki 2 bagian, yaitu network ID dan host ID. Network ID adalah bagian ip address yang menunjukkan di jaringan mana computer berada, sedangkan Host ID adalah bagian yang menunjukkan workstation, server, router, dan semua Host TCP/IP yang ada di jaringan itu.
Network ID dalam satu jaringan harus sama semua, sedangkan host ID harus berbeda semua, agar tidak terjadi ip conflik (ada dua ip dalam satu jaringan). Network ID itu ibarat perumahannya, dan Host ID itu ibarat nomor dari setiap rumahnya. Misalnya dalam ip address kelas C 192.168.1.10, bagian 192.168.1 adalah Network ID, lalu .10 adalah Host ID.
KELAS IP ADDRESS
Kelas ip address dibagi menjadi 4, yaitu kelas A, kelas B, kelas C, dan kelas D. Jumlah bit dari semua kelas adalah 32 bit.
Kelas A
Pada kelas A 8 bit pertama adalah network ID, dan 24 bit terakhir adalah host ID. Kelas A memiliki network ID dari 0 -- 127. Contoh 1.1.20.3 (1. Adalah network ID dalam jaringan, sedangkan .1.20.3 adalah host ID dalam jaringan). Kelas A digunakan untuk jaringan dengan skala besar, jumlah host dalam satu jaringan maksimum adalah 16,777,214.
Kelas B
Pada kelas B 16 bit pertama adalah network ID, sedangkan 16 bit terakhir adalah host ID. Kelas B memiliki network ID dari 128 -- 191. Contoh 129.20.1.2 (192.20 adalah network ID, dan .1.2 adalah host ID). Jumlah host dalam jaringan maksimum adalah 65,534.
Kelas C
Pada kelas C 24 bit pertama adalah network ID, dan 8 bit terakhir adalah host ID. Kelas C memiliki network ID dari 192-223. Contoh 192.168.1.2 (192.168.1 adalah network ID dalam jaringan, lalu .2 adalah host ID. Kelas C digunakan untuk jaringan dengan skala kecil, misalnya dalam sekolah/kampus, jumlah host dalam jaringan maksimum adalah 254.
Kelas D
Ip kelas D digunakan untuk multicasting, yaitu penggunaan aplikasi secara bersama-sama oleh beberapa computer. Ip yang bisa digunakan dalam kelas ini adalah 224.0.0.0 -- 239.255.255.255.
Di atas kita sering menjumpai kata bit, kira-kira apa itu bit???
Bit singkatan dari binary digit yaitu unit terkecil dalam satuan komputasi digital. Komputer tidak menyimpan data dalam angka decimal, semua data disimpan dengan angka biner. Angka biner itu hanya terbagi menjadi 2 yaitu 1 dan 0. Ip address dari kelas-kelas di atas juga jika di terjemahkan hasilnya pasti hanya ada angka 1 dan 0. Namun, ada perhitungan tersendiri untuk mengkonversikannya.
3. CARA MENGHITUNG IP ADDRESS, SUBNET MASK, NETWORK ID DAN HOST ID
Dalam rumus ini, IP address akan menjadi variabel tetapnya, sehingga kalian tidak perlu menghitung lagi berapa IP address yang akan kalian dapat. Rumus yang akan digunakan dalam menghitung subnet mask dan host ini dinamakan formula host.
Contoh saja kita memiliki 192.168.0.0 sebagai IP address. Dan kalian memiliki 20 host di dalamnya. Bagaimana cara kita menghitung subnet mask-nya? Karena kalian hanya memiliki 20 host, cara termudah adalah menggunakan 255.255.255.0 sebagai subnet mask-nya. Ini berarti IP klien kalian akan dimulai dari 192.168.0.0 dan subnetnya 0.0.0.0-255.
Dari situ, kalian harus mengubah decimal tersebut menjadi kode biner (proses ini cukup mudah bila kalian mempelajari dasar-dasarnya). Formula host yang digunakan adalah 2n-2, dimana ‘n’ itu adalah banyak angka 0 di dalam subnet masknya (yang sudah diubah ke kode biner tentunya).
Bila subnet mask 255.255.255.0 diubah ke kode biner, maka akan menjadi 111111111 11111111 11111111 00000000. Jika dihitung dengan formula host, kita akan mendapatkan angka 28-2. Dari situ hanya perlu menghitung saja dan kalian akan mendapatkan jumlah host yang bisa masuk ke jaringan kalian.
Untuk bisa menghitung IP Address yang perlu anda ketahui adalah sebagai berikut.

Sebutkan Host, Network ID, Broadcast, Subnet Mask
Search
Popular Posts
-
Pada kesempatan kali ini kita bahas tentang debian 7.0... sebenarnya konfigurasi debian7.0 tidak jauh beda dengan konfigurasi pada debian ve...
-
TUTORIAL INSTALL DEBIAN 8 DI VITUAL BOX Debian adalah sistem operasi bebas yang dikembangkan secara terbuka oleh banyak programer sukarela...
-
Komputer Merupakan mesin yang hanya mengenal dua kondisi, yaitu ada dan tidaknya aliran listrik, yang dapt disebut dengan Sistem Binary (S...
-
Kegiatan secara Online begitu gencar saat ini digunakan sebagai metode kegiatan yang paling efektif dan efisien, terutama untuk masalah pe...
-
Elektronika adalah ilmu yang mempelajari alat listrik arus lemah yang dioperasikan dengan cara mengontrol aliran elektron atau partikel be...
-
Ada 4 macam jenis komunikasi yang biasa terjadi : 1. Komunikasi Audio Definisi : Komunikasi audio adalah suatu alat komunikasi yg dapat di...
-
DHCP merupakan singkatan dari Dinamyc Host Configuration Protocol adalah sebuah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada ko...
-
Tutorial singkat membuat server menggunakan Debian 6, Banyak sekali yang dapat kita lakukan dan kita buat dengan sistem operasi yang satu in...
-
Belajar Untuk Mulai Nge-blog kembali inilah sepertinya judul yang cocok pada blog ini, karena padatnya aktivitas sehingga tidak sempat lagi ...
-
Konsep Subnetting Subnetting adalah termasuk materi yang banyak keluar di ujian CCNA dengan berbagai variasi soal. Juga menjadi momok bag...

0 komentar:
Posting Komentar